PAGE

Minggu, 26 Oktober 2014

Gunung Ungaran Via Desa Kalisidi - Curuk Lawe


LINTAS ALAM UNGARAN
Lintas Alam – Susur Hutan
via CURUK Lawe turun – via Curuk Benowo







1.1 Foto bersama di air terjun Curuk Lawe


Trip kali ini adalah naik Gunung Ungaran tapi dengan lintas jalur, atau lewat jalur yang tidak biasanya. Kalau biasanya Naek Gunung Ungaran lewat base camp mawar atau medini – promasan tapi kali ini beda. Naik Ungarannya lewat Curuk Lawe dan turun nya lewat Curuk Benowo.
Perjalanan kami mulai dari rumah temen saya Hendra yang berdomisili di daerah Manyaran, Semarang. Saya berangkat dengan Hendra hari Selasa 14 Oktober 2014, pukul 07.00 WIB pagi dari rumah langsung kita menuju arah Pasar Gunung Pati.

1.2 Plang memasuki desa Kalisidi


Arah desa Kalisidi : dari Manyaran – Arah Goa Kreo – Ngrembel Asri – (kalau ke kiri arah ungaran, dan kalau ke kanan arah Pasar) Kita ambil Arah kanan ke Pasar Gunung Pati – maju dikit ada belok”kan gang pertama – belok kiri (ada kayak plang Mts) – Arah Desa Kalisidi. Setengah jam perjalanan kalau dari Manyaran ke Desa Kalisidi.

Kebetulan Saudara dari teman saya Hendra rumahnya di daerah Desa Kalisidi, dan dari rumahnya itu kita akan memulai trek nya. Setelah sampai kami menitipkan motor di rumah saudara nya Hendra dan menunggu teman kami satu lagi dari pedurungan namanya Andik. Sebenernya teman saya Andik ini yang mengusulkan perjalanan Ungaran via curuk lawe.

1.3 Tempat saudaranya Hendra (tempat kami menitipkan motor)



1.4 Plang petunjuk saat di rumah saudaranya Hendra
(trek awal kita ke arah rt1/rw2)

1.5 Jalan trek awal kita 
 
Setelah rombongan komplit ber-3, perjalanan kami mulai dari melewati rumah warga dan melewati ladang penduduk untuk sampai ke tempat wisata Curuk Lawe. Dari Desa Kalisidi ke tempat wisata Curuk Lawe kita membutuhkan waktu 2 jam perjalanan jalan kaki menyusuri rumah” warga serta ladang penduduk sekitar.
1.6 Trek saat melewati ladang penduduk






1.7 menyusuri jalanan setapak di samping ladang



Setelah Sampai Ke tempat wisata Curuk Lawe kami di pungut biaya masuk wisata Rp. 4.000,- untuk satu orang (kalau nge-camp di area wisata Curuk Lawe dikenakan biaya tambahan lagi). Kami mulai masuk menyusuri tempat wisata Curuk Lawe, sepanjang perjalanan kami di suguhi pemandangan aliran air yang sangat jernih dan juga suasana hutan yang masih sedikit agak alami. Sesampai nya di Air terjunnya Curuk Lawe kami di suguhi pemandangan Air Terjun yang luar biasaaa indahnya, sangatt sangattt mengagumkan. Kami mulai istirhat sebentar, sambil mainin air dan membasuh muka dengan air yang sangat segar ini brrrrrrrrrrrr.


Berhubung Air terjun Curuk Lawe ini bukan tujuan utama perjalanan kami, jadi kami lanjutkan trip nya menuju ke Ungaran. Dari jalan sebelum Ari terjun Curuk Lawe arah kiri akan kelihatan jalan setapak menuju ke atas. Dan kita melewati jalan tersebut, jalan nya agak extrim karena cukup menanjak dan sedikit kayak climbing karena kita perlu memanjat” batu di awal”. Kita lurus aja mengikuti arah jalan setapak dan mengikuti tanda” seperti plang atau ikatan tali rafia yang sudah di buat untuk memudahkan perjalanan agar tidak nyasar.

1.8 trek nanjak saat dari curuk lawe ke hutan ungarannya

1.9 Hutan Ungaran (yang masih lebat dan asri)

2.0 Trek sudah mulai agak terbuka

2.1 Sudah sampai Ujung dan mulai terlihat Desa Promasan


      Kami mulai menyusuri hutan yang jarang sinar matahari masuk sampai ke permuka’an hutan, mungkin tidak banyak orang yang mengetahui jalur ini. Tapi saat kami bertiga kesana sudah ada jejak” dan tanda” dari pendaki lain yang masih baru, kelihatannya sabtu kemaren banyak yang melewati jalur ini. Setelah kami menyusuri jalur yang di domisili pohon” yang tinggi, serta banyak monyet/kera warna hitamnya ini kami tembus sampek Promasan. Tidak saya sangka sebelumnya kalau jalur Hutan yang masih alami ini tembus sampek di Promasan, atasnya Goa Jepang. Dari air terjun Curuk Lawe perjalanan membutuhkan waktu 3 jam sampek tembus ke Promasan.

       Setelah jalannya terbuka kita bisa lihat desa Promasan dari sini, dan di bawah jalur kami adalah Goa Jepang. Lalu kita lanjut turun ke desa promasan buat istirahat mendirikan tenda. Muncaknya ke Ungaran seperti biasa melewati jalur kebun teh.
Setelah kita puas, makan – minum, cukup istirahat, kita melanjutkan perjalanan pulang.



2.2 Jalanan sudah tembus di Promasan dan tepat di bawah ada Goa Jepang

        Rute nya seperti awal pemberangkatan tadi namun kita berinisiatif lewat Curuk Benowo karena jalur awal yang dari Curuk Lawe agak exstrim dan kalau buat turun kemungkinan akan menimbulkan resiko yang lebih, jadi kita ambil jalur yang ke Curuk Benowo.
Rute pulang seprti rute pembrangkatan tadi cuman pas hampir sampek di pertiga’an yang kalau arah kiri akan ke Curuk Lawe, kita ambil jalur kanan yang ke Curuk Benowo. Jalur nya agak panjang tidak seperti tadi, dan banyak pohon atau tumbuhan berdurinya. Tapi kalau lewat jalur Curuk Benowo ini gag ada climbingnya hehe. 
2.3 Mandi pagi di Curuk Benowo

       Saat pagi dan kami sampai di curuk Benowo kami ber-tiga menyempatkan menikmati segarnya air terjun Benowo ini dengan mandi pagi brrrrrrrrr. Setelah mandi dan puas menikmati air terjun Benowo kita kembali melanjutkan perjalanan pulang.
Sekian Perjalanan Lintas Gunung Ungaran via Curuk Lawe – Curuk Benowo nya, tidak lupa saya ucapkan rasa Syukur Alhamdulilah kepada Allah s.w.t yang telah memberi kesempatan dan keselamatan pada petualangan hari ini, trimakasih juga kepada teman saya mas Andik dan mas Hendra yang udah mau jadi partner perjalanan saya hehe :D. Kritik dan saran yang membangun sangat saya perlukan, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan trimakasih :D

2.4 Gambar penampang Curuk Lawe
































1 komentar:

  1. wah keren gan, mampir keblog ane juga http://catatanperjalanan-outdoor.blogspot.com/
    nganu tulisanmu on sing wernane podho karo tamplet bloge yan, mocone ndadak diblok sik tulisane

    BalasHapus